Langsung ke konten utama

Penamaan bunyi bedasarkan daerah artikulasi

Kalimat : Ibu Mahmudah adalah dosen fonologi saya.
 A. Penggolongan bunyi vokalnya dari kalimat "ibu Mahmuda adalah dosen fonologi saya"
1. Pembentukan vokal berdasarkan posisi bibir yaitu :
a). Vokal bulat,  vokal yang diucapkan dengan bentuk gambar bulat. contoh dosen dan fonologi
b). Vokal tak bulat, yakni vokal yang diucapkan dengan bentuk bibir tak bulat atau terbentang lebar. contoh adalah
2. Pembentukan vokal berdasarkan tinggi rendahnya lidah
a). Vokal tinggi atau atas yang dibentuk apabila rahang bawah  merapat ke rahang atas. contoh Mahmudah
b). Vokal Madya atau Tengah yang dibentuk apabila rahang bawah menjauh sedikit dari rahang atas.  contoh dosen
c) . Vokal rendah atau bawah yang dibentuk apabila rahang bawah diundur kan lagi sejauh-jauhnya. contoh saya
3. Pembentukan vokal berdasarkan maju mundurnya lidah
a).  vokal depan,  yakni vokal yang dihasilkan oleh gerakan turun naiknya lidah bawah. contoh adalah
b). Vokal Tengah, yakni vokal yang dihasilkan oleh ggerakan lidah bagian tengah contoh ibu dan saya
c). Vokal belakang, yakni vokal yang ddi lafalkan oleh gerakan turun naiknya lidah bagian belakang atau Pangkal lidah. contoh fonologi dan dosen

Klasifikasi konsonan berdasarkan cara pengucapan atau cara artikulasi seperti :
1. Konsonan Hambat Letup (Stops, Plosives)
Konsonan hambat letup ialah konsonan yang terjadi dengan hambatan penuh arus udara.
a). Konsonan hambat letup bilabial. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya bibir bawah dan artikulator pasifnya bibir atas. Bunyi yang dihasilkan [ p, b ]. Contoh : ibu
b. Konsonan hambat letup apiko-dental. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya ujung lidah dan artikulator pasifnya gigi atas. Bunyi yang dihasilkan [ t, d ]. Contoh : dosen
c. Konsonan hambat letup apiko-palatal. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya ujung lidah dan artikulator pasifnya langitlangit keras (langit-langit atas). Bunyi yang dihasilkan [ t , d ]. [ t ] ditulis th sedangkan [ d ] ditulis dh. Contoh: -
d. Konsonan hambat letup medio-palatal. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya tengah lidah dan artikulator pasifnya langitlangit keras. Bunyi yang dihasilkan [ c, j ]. Contoh : fonologi
e. Konsonan hambat letup dorso-velar. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya pangkal lidah dan artikulator pasifnya langitlangit lunak (langit-langit bawah). Bunyi yang dihasilkan [ k, g ]. Contoh: -
 2. Konsonan Nasal (Sengau)
Konsonan nasal (sengau) ialah konsonan yang dibentuk dengan menghambat rapat (menutup) jalan udara dari paru-paru melalui rongga hidung.
a. Konsonan nasal bilabial. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya bibir bawah dan articulator pasifnya bibir atas. Nasal yang dihasilkan [ m ]. Contoh : mahmudah
b. Konsonan nasal medio-palatal. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya tengah lidah dan
artikulator pasifnya langit-langit keras. Nasal yang dihasilkan ialah [ ñ ]. Contoh : dosen
c. Konsonan nasal apiko-alveolar. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya ujung lidah dan artikulator pasifnya gusi. Nasal yang dihasilkan ialah [ n ]. Contoh : fonologi
d. Konsonan nasal dorso-velar. Konsonan ini terjadi jika artikulator aktifnya pangkal lidah dan artikulator pasifnya langit-langit lunak. Nasal yang diberikan [ h ]. Contoh : adalah


Daftar Pustaka
http://belajarbahasa-bahasaindonesia.blogspot.com/2012/05/bunyi-vokal-dan-konsonan.html?m=1

Komentar

Postingan populer dari blog ini

tugas 5 fonologi prosedur analisis fonem

Nama : Zulwahdini Kelas : SASINDO A Dosen : Dr. Mahmudah, M.Hum PROSEDUR ANALISIS FONEM pertama,  Mencatat korpus pada data setepat mungkin dalam transkripsi fonetis  misalnya, dari korpus data bahasa indonesia, diperoleh transkripsi fonetis, sebagai berikut 1. (# me + nyi +sip+kan# )          'menyisipkan'        2. (#na+ma#)                                       'nama' 3. (#ka+mar# )                                    'kamar'              4.(#man+di#)                                      'mandi' 5. (#su+na+tan#)                      ...

Analisis kesalahan berbahasa dalam fonologi

Pelafalan huruf alfabetis yang dianggap sulit diucapkan dan cara mengatasinya 1. Pada tahun 2016,pemerintah menerapkan sistem Ujian Nasional berbasis komputer (UNBK) Kata 'sistem', biasa disebut 'sistim' Kesalahan fonem 'e' pada akhirnya diucapkan jadi 'i' Cara mengatasinya dengan membedakan atau melatih oral dalam membedakan penyebutan kata sistem dan sistim dan mengikuti padanan KBBI. 2. Hari saya berkunjung ke Parepare Kata 'berkunjung', biasa disebut 'berkunjun' Kesalahan fonem 'ng' pada akhirnya diucapkan jadi 'n' Cara mengatasi dengan membedakan kata yang berakhiran 'n' dan 'ng' agar penyebutan sesuaisesuai dengan padanan KBBI. 3. Saya sulit dalam mengungkapkan isi hati dan pikiran saya.  Kata "pikiran", biasa disebut " Fikiran" Kesalahan fonem "p" Pada akhirnya diucapkan jadi "f" Cara mengatasi dengan melatih diri dan mengikuti padanan KBBI 4. Jika mel...