Nama : Zulwahdini
Kelas : Sastra Indonesia. A
Fakultas : Bahasa Dan Sastra
Dosen : Dr. Mahmudah, M.Hum
Universitas Negeri Makassar
BUNYI SUPRASEGMENTAL
Panjang-Pendek ( Durasi, Duration )
Pada puisi Sapardi Djoko Damono
Aku Ingin
karya : Sapardi Djoko Damono
aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
A. Tinggi Rendah ( Nada,Tona,Pitch)
aku ingin mencintaimu dengan sederhana
1 2 1 2 1 2 1 1 2 (//)
dengan kata yang tak sempat diucapkan
1 2 2 1 3 2 1 1 2 1 (==)
kayu kepada api yang menjadikannya abu
1 1 2 2 1 2 2 1 3 1 (||)
aku ingin mencintaimu dengan sederhana
1 2 1 3 2 1 1 2 1 (//)
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
2 1 1 2 2 3 2 1 3 1 (||)
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
3 1 2 1 2 1 2 2 1 2 1 (==)
B. Intonasi pada tataran kalimat adalah variasi-variasi nada pembeda maksud,misalnya;
{ Aku ingin mencintaimu dengan sederhana //} penyair ingin memberitahu kepada seseorang yang dicintainya bahwa ia mencintainya dengan suara lembut dan penuh penghayatan.
{ Dengan kata yang tak sempat diucapkan //} penyair ingin memberitahu bahwa mengungkapkan perasaan melaui kata itu tidak cukup melainkan menggunakan tindakan.
{ Kayu kepada api yang menjadikannya abu //} penyair ingin memberitahu bahwa si penyair ingin menunjukkan rasa cintanya kepada seseorang namun ia tidak berhasil sehingga kayu yang terkena api itu menjadi abu oleh tindakannya sendiri.
{ Aku ingin mencintaimu dengan sederhana //} penyair ingin memberitahu kepada seseorang yang dicintainya bahwa ia mencintainya dengan suara lembut dan penuh penghayatan.
{ Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan //} penyair ingin memberitahu bahwa isyarat yang tidak ia sampaikan itu adalah mencintai seseorang itu dengan caranya yang sederhana, namun si panyair tidak menyampaikannya.
{ Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada // } penyair memberitahu bahwa perasaan yang selama ini atau tindakan yang selama ini yang ingin ia lakukan menjadi air hujan yang dihasilkan oleh awan sehinggan perasaan itu hilang dengan tetesan demi tetesan air hujan .
Komentar
Posting Komentar